BIBLIOLOGI
Abstract
Sebutan Alkitab atau bible (Inggris), berasal dari kata Yunani biblion, yang berarti “kitab†atau “gulunganâ€. Sedangkan kata “kitab suci†merupakan terjemahan dari kata Yunani graphe, yang artinya adalah “tulisanâ€. Di PB kata kerja Yunani grapho digunakan kira-kira 90 kali untuk menunjuk pada Alkitab. Sedangkan kata benda graphe digunakan 51 kali di PB. Istilah-istilah lain yang dipakai adalah kitab suci (Rom 1:2) dan “tulisan-tulisan yang Sakral†(Yunani hiera grammata, II Tim 3:15). Dalam II Timotius 3:16, menekankan bahwa tulisan-tulisan ini bukan merupakan tulisan biasa tetapi pada faktanya “dinafaskan oleh Allahâ€, dengan demikian tulisan itu berotoritas dan tanpa salah dalam semua pengajarannya.
Full Text:
PDFReferences
Paul Enns, The Moody Hand Book Of Theology (Malang: SAAT, 2003)186.
Tim Penyusun, Doktrin GPdI (Pare : Departemen Literatur GPdI)
Kevin Conner, A Practical Guide To Christian Belief (Malang: Gandum Mas, 2004)
Henry Thiessen, Teologi Sistematika (Malang: Gandum Mas, 2003)
Ichwei G. Indra, Tak Dapat Salah dan Tak Dapat Keliru, (Semarang: Pelayanan Mandiri “Mikhaelâ€, 2003)
Arnold Tindas, Innerancy (Jakarta: HITS, 2005)
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 RHEMA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika
Copyright © RHEMA, 2018-2020. All Rights Reserved.